Senin, 29 April 2013

SOFTSKILL : BAHASA INDONESIA 2



Perbedaan Etiket Timur dan Barat
Dasar dari peraturan etiket adalah adat istiadat atau tradisi dari daerah dan negara tertentu, yang kadang-kadang berbeda dan bertentangan, seperti misalnya :
-  Cara bersalaman
-  Cara menatap mata sewaktu berjabatan tangan
-  Saat memberi sambutan
-  Saat menerima sesuatu (dengan menggunakan tangan kanan)
Selain mengetahui etiket bangsa sendiri, sebaiknya juga mengetahui sedikit tentang etiket bangsa-bangsa lain. Sebab hal itu akan melancarkan komunikasi dan kemampuan kita untuk menyesuaikan diri kepada lingkungan tempat kita berada.

Tata Cara Berkenalan
1.  Memperkenalkan orang dengan mengucapkan namanya dengan jelas.
2.  Memberikan sedikit informasi tentang orang yang diperkenalkan
3.  Personal contact:
    -  Cara berjabat tangan sekitar 3-4 detik
    -  Melihat mata yang bersangkutan
    -  Senyum
    -  Tubuh sedikit ke depan
Apabila tidak dapat terdengar nama dengan jelas, boleh bertanya lagi

Perkenalan :
-         Yang lebih muda diperkenalkan kepada yang lebih tua
-         Umumnya seorang pria diperkenalkan kepada wanita
-         Wanita diperkenalkan kepada pria, apabila pria itu orang penting yang perlu dihormati, seperti: Kepala Negara, Menteri, Gubernur, Duta Besar negara asing, Ulama/Tokoh agama, atau pria jauh lebih tua dari wanita (+ 20 tahun)

Berdiri Dari Tempat Duduk:
-          Wanita tidak harus berdiri waktu berkenalan, kecuali bila menghadapi orang-orang yang pantas dihormati
-          Tuan dan Nyonya rumah selalu harus berdiri untuk menyambut tamu-tamu.
-          Apabila tamu akan pulang, tuan dan nyonya rumah harus berdiri dan mengantar tamu sampai di pintu
Khusus Pria :
Harus berdiri dari tempat duduk:
-      Bila berjabatan tangan (dengan pria dan wanita)
-      Bila seorang wanita masuk dalam ruangan
-      Bila seorang wanita mendekati, saat ia duduk
-      Bila seorang wanita yang duduk di sampingnya berdiri dan akan meninggalkan tempat

Etiket dalam Percakapan (Conversation)
Seni pembicaraan adalah bukan mengetahui sesuatu yang harus dikatakan, melainkan sesuatu yang tidak boleh dikatakan.

Communication Field :
1. Facial Expression
2. Body Position
3. Good (Clear) Voice
4. Choise of Words
5. Ways of using the eyes

Hal yang diperlukan untuk dapat berbicara secara efektif:
-          Rasa percaya diri yang kuat
-          Keluwesan dalam pergaulan
-          Mempunyai persepsi yang tepat terhadap keadaan lingkungan dan individu yang terlibat dalam interaksi tersebut
-          Dapat menguasai situasi
-          Mengetahui hasil yang diharapkan dari interaksi

Hal-hal yang dihindarkan dalam percakapan:
-          Memotong pembicaraan orang lain
-          Memonopoli pembicaraan atau percakapan
-          Membual tentang diri sendiri
-          Membicarakan hal-hal yang dapat menimbulkan pertentangan
-          Pembicaraan tentang penyakit, kematian, dan lain-lain
-          Menanyakan harga barang orang lain
-          Menanyakan masalah yang sifatnya pribadi
-          Gosip atau berita yang belum tentu kebenarannya

Etiket dalam Bisnis
Setiap orang harus menyadari bahwa penghayatan tata krama dalam lingkungan kantor atau tempat usaha adalah amat penting, karena bertujuan:
-          Memelihara suasana yang menyenangkan
-          Menimbulkan rasa saling menghargai
-          Meningkatkan efisiensi kerja
-          Meningkatkan citra pribadi dan citra perusahaan

Etiket atau tata cara pergaulan merupakan salah satu sarana penting untuk memperoleh kemajuan dan sukses dalam dunia bisnis. Etiket berguna untuk mempermudah kelancaran pelaksanaan kegiatan bisnis. Untuk menciptakan suasana yang menyenangkan di lingkungan kerja, dan membantu berhasilnya urusan bisnis agar lancar dan efisien.

Karyawan dan karyawati yang profesional perlu memperhatikan :
1.      Penampilan pribadi yang rapi dan bersih (busana, sepatu, wajah, rambut, kuku)
2.      Pengendalian sikap tubuh
3.      Pengendalian suara
4.      Menggunakan bahasa yang baik (lisan maupun tertulis)
5.      Memelihara suasana yang formal
6.      Menepati janji
7.      Menepati waktu

Menghadap atasan atau pejabat :
-          Berpakaian rapi
-          Ketuk pintu sebelum masuk
-          Ucapkan salam
-          Tunggu atasan atau pejabat mengulurkan tangan
-          Tunggu dipersilahkan duduk
-          Bicara dengan suara yang jelas, tidak terlalu keras tetapi juga tidak terlalu lembut
-          Bicara seperlunya saja
-          Mengakhiri pembicaraan dengan mengucapkan terima kasih
-          Jika atasan tidak mengulurkan tangan, kita cukup membungkukkan badan sedikit

Tidak ada komentar:

Posting Komentar